Buruknya Kinerja Dispora NTT, DPRD NTT Berang

Kamis , 06 Desember 2018 | 20:36 | view: 396
Buruknya Kinerja Dispora NTT, DPRD NTT Berang
Suasana Rapat Komisi V DPRD NTT bersama Dispora

SEVENSPORTAINMENT.COM - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTT dinilai gagal dalam melaksanakan tugas yang diembannya. Hal ini mendapat kritik keras dari DPRD NTT terkhususnya Komisi V.

Rapat Pembahasan Ranperda Olahraga di Ruang Komisi V DPRD NTT, Kamis (6/12/2018), Dispora NTT mendapat sorotan keras dari Ketua Komisi V, Jimmi W.B Sianto, SE, MM terkait sejumlah tugas dan tanggungjawab yang diembannya.

Menurut Jimmi, buruknya perencanaan dari pihak Dispora sebagai panitia penyelenggara dalam kegiatan HUT NTT ke-60 terkhususnya Cabor Futsal harus mengalami penundaan sehari dan pertandingan yang berlangsung sampai larut malam.

"Iya bagaimana ya. Saya sangat kecewa karena kegiatan yang harusnya berjalan dengan baik dan menghibur tapi justru sebaliknya. Ini akibat dari kurangnya koordinasi dengan pihak Cabor. Hal teknis harusnya selalu dikoordinasikan. Harus merasa memiliki kegiatan ini dong. Saya liat Dispora tidak laksanakan dengan sepenuh hati apalagi menyangkut futsal. Kalau mencintai olahraga ya semestinya harus dengan hati nurani yang tulus," ungkap Jimmi yang juga Ketua Umum Asosiasi Futsal NTT.

Lebih lanjut Jimmi menyayangkan buruknya sejumlah pembangunan fasilitas olahraga oleh Dispora seperti GOR Futsal yang baru saja dibangun namun sudah mengalami kebocoran pada atapnya.

"Iya, ini bukti dari buruknya perencanaan pihak Dispora. Karena itu, saya minta segera ditangani supaya jangan sampai merambat kemana-mana. Kontraknya harus bertanggungjawab karena itu menyangkut uang rakyat yang sudah dihabiskan. Kalau lalai kita akan proses hukum," tegas Calon Anggota DPD RI tersebut.

Hal senada juga diungkapkan anggota DPRD NTT, Aleksander Ena, menurutnya, pihaknya akan meminta PPK agar bertanggungjawab terhadap kebocoran atap GOR Futsal yang baru dibangun.

"Kontaktornya harus bertanggungjawab dan kenapa bisa bocor ? Tidak ada alasan kalau massa pemeliharaan sudah selesai. Baru dibangun kok sudah rusak ?," beber politisi Nasdem tersebut.

Dikatakannya, Dispora mestinya memperhatikan secara baik seluruh fasilitas olahraga terutama cabor prioritas dan super prioritas apalagi jelang Pra PON dan PON mendatang. "Semua cabor harus punya fasilitas sendiri. Nanti direncanakan untuk diusulkan pada APBD Perubahan mendatang," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora NTT, Lambert Tukan, saat dikonfirmasi oleh sejumlah awak media usai rapat Komisi mengatakan, dirinya akan berkoordinasi dengan kontraktor untuk menyelesaikan persoalan kebocoran atap gedung futsal.

"Nanti ya saya cek ke kontraktor, Pak Niko. Maaf, saya tidak bisa berkomentar banyak karena takut salah lagi. Maaf ya," ujarnya sambil meninggalkan wartawan.


(Hendrik)

KOMENTAR