Usai Berjaya di Asean Games 2018, Jojo Gagal di 7 Kejuaraan Dunia

Jumat , 28 Desember 2018 | 15:03 | view: 458
Usai Berjaya di Asean Games 2018, Jojo Gagal di 7 Kejuaraan Dunia
Pebulutangkis Tunggal Putra Indonesia, Jonatan Christie (foto/net)

SEVENSPORTAINMENT.COM - Nama Jonatan Cristie sempat mengangkasa usai menjadi juara di ajang Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang lalu. Saat itu, Jojo sukses menggondol medali emas dari cabang bulutangkis tunggal putera.

Berkat prestasinya itu Jojo kemudian layak mendapat sanjungan luar biasa dari hampir seluruh rakyat Indonesia. Tapi, di balik kesuksesan itu, Jojo harus banyak berbenah diri.

Sebab faktanya, sepanjang tahun 2018 ini, prestasi Jojo sebenarnya melempem dan buruk. Bagaimana tidak, Jojo hanya mampu buka baju dan bertelanjang dada untuk berselebrasi merayakan gelar juaranya di Istora Senayan Jakarta saja.

Memang sebelum meraih medali emas di Asian Games, Jojo turut berjasa mempersembahkan kemenangan bagi tim putra Indonesia yang merebut medali emas di Badminton Asia Team Championships 2018.

Tapi berdasarkan catatan Federasi Bulutangkis Dunia atau BWF, secara individu, Jojo cuma bisa juara di Asian Games saja. Padahal sudah 19 kejuaraan yang diikutinya.

Yang paling menyedihkan sekaligus memalukan, Jojo tampil loyo di sejumlah turnamen usai meraih medali emas di Asian Games. Ada 7 turnamen besar dunia yang diikuti Jojo usai Asian Games, tapi semuanya dilalui tanpa gelar juara.

Mulai dari Japan Open, Changzhou China Open, Korea Open, Denmark Open, French Open 2018, Fuzhou China Open dan Hong Kong Open. Bahkan, Jojo tak lolos ke World Tour Finals 2018.

Sebelum Asian Games, tercatat Jojo juga tak bertaring di 10 turnamen besar lainnya, antara lain: Malaysia Masters, Indonesia Masters, German Open, All England Open, Badminton Asia Championships, New Zealand Open, Thomas & Uber Cup Finals, Malaysia Open, Indonesia Open dan World Championships 2018.

Prestasi terbaiknya hanya mampu jadi runnerup di New Zealand Open. Dan yang paling miris lagi, hingga saat ini Jojo belum pernah merasakan bercokol di ranking 10 besar dunia. Saat ini dia berada di peringkat 11.

KOMENTAR