Komisi V DPRD NTT Menunda Persetujuan Penggunaan Anggaran Mendahului Perubahan Rehab Stadion Oepoi

Kamis , 03 Mei 2018 | 23:07 | view: 240
Komisi V DPRD NTT Menunda Persetujuan Penggunaan Anggaran Mendahului Perubahan Rehab Stadion Oepoi
Kondisi stadion oepoi yang terbengkalai akibat pengerjaan rehab stadion yang asa

SEVENSPORTAINMENT - Rapat dengar Pendapat (RDP) antara pihak Komisi V DPRD NTT  dengan Pemerintah terkait usulan penggunaan anggaran mendahului perubahan sebesar 3 milyar lebih ditunda oleh DPR dengan pertimbangan agar dikaji kembali oleh Pemerintah.

Penundaan ini dilakukan komisi V saat rapat dengar pendapat 16 April lalu untuk membahas surat gubernur, terkait usulan penggunaan anggaran mendahului perubahan, karena komisi V ingin meminta penjelasan ketua TAPD Pemprov NTT sekaligus menunggu hasil audit BPK.

Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimi Sianto mengatakan, pemerintah perlu mengkaji kembali semua usulan penggunaan anggaran maupun hal teknis lainnya agar tidak berdampak hukum kedepannya.

"Jangan main-main pak dengan anggaran. Saya minta Pak Sekda dan pihak OPD terkait lainnya untuk kaji kembali semua usulan ini. Kita bisa ditangkap KPK kalau main-main dengan anggaran apalagi ada selisih dengan hasil audit BPK NTT, "ujar Jimi dengan nada tegas.

Lebih lanjut, Ketua Asosiasi Futsal (AFP) NTT tersebut mengatakan, dirinya sangat menyayangkan keseriusan pemerintah dalam merespon setiap persoalan yang berkaitan dengan fasilitas olahraga di NTT.

" Stadion Oepoi ini kan wajah kita di NTT jadi mestinya pemerintah beri perhatian yang serius dong. Saya secara pribadi dukung setiap langkah pemerintah untuk perbaiki fasilitas olahraga asalkan tidak menyalahi aturan, "paparnya seraya menambahkan, kita beri waktu tambahan bagi Pak Sekda dan pimpinan OPD lainnya untuk mengkaji masalah ini secara tuntas.

Sementara itu, Sekda NTT, Benediktus Polo Maing mengatakan, pihaknya akan mengkaji kembali usulan penggunaan anggaran tersebut kemudian diajukan kembali untuk dibahas lebih lanjut.

"Kami minta waktu tambahan dari bapak ibu Komisi V untuk melihat kembali persoalan ini. Kami juga tidak mau ada persoalan hukum kedepannya, tegasnya seraya menambahkan, pekerjaan rehab stadion ini perlu diselesaikan agar bisa digunakan untuk kegiatan olahraga di NTT.(E2)

KOMENTAR