Pertina NTT Soroti Minimnya Event Tinju di NTT

Jumat , 11 Mei 2018 | 17:26 | view: 236
Pertina NTT Soroti Minimnya Event Tinju di NTT
Pertandingan seru: Alor vs SBD
POPULER

SEVENSPORTAINMENT -  Ketua Harian Pertina NTT, David Radja mengatakan, minimnya event-event tinju yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi NTT mengakibatkan para petinju kehilangan motivasi dan semangat juang berlatih.

"Kalau saya lihat banyak bibit-bibit petinju kategori junior yang bagus tapi sayangnya tidak didukung dengan kompetisi yang jelas. Kita sangat kurang dalam membuat event-event sehingga para petinju jadi malas untuk berlatih. Gini ya, idealnya tiap tahun harus ada 4-5 event yang dibuat,"ujarnya kepada wartawan di sela-sela pertandingan Tinju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) NTT di lapangan Tenis PU, Jumat, 11/5/2018 sore.

David menambahkan, sejak dulu NTT selalu dikenal sebagai lumbungnya petinju Nasional bahkan internasional namun seiring waktu mulai menurun bahkan banyak petinju yang pindah memperkuat dan membela daerah lain.

"Ya, kita harus akui kalau kita gagal dalam melaksanakan pembinaan. Banyak sekali petinju NTT yang lebih memilih membela daerah lain ketimbang NTT. kenapa ? Tentunya banyak faktor, tidak event tinju bisa saja karna tidak adanya bonus bagi atlit dan juga kurangnya fasilitas dan lain sebagainya,"tegasnya.

Salah seorang penonton, Daud Bessie yang dikonfirmasi media ini mengatakan, dirinya sangat terhibur dan menikmati aksi para atlit-altlit muda harapan NTT ke depan.

"Luar biasa para petinju yang bertanding hari ini. Event seperti ini harusnya dilaksanakan secara baik supaya petinju kita bisa dapat jam bertanding yang banyak. Jangan dalam 1 tahun cuma sekali sa. Katong mau maju kermana kalo ada kejuaraan bagini baru buat. Pemerintah tolong perhatikan katong pung anak-anak dong,"ujarnya dengan dialeg Kupang.

Untuk diketahui, terdapat 2 kategori yang dipertandingkan yakni Kategori Junior Boys (15-16 tahun) dan Kategori Youth Boys/ Youth Girls. Sedangkan cabor Tinju Kategori Junior Boys diikuti oleh 8 kabupaten kota diantaranya: Kota Kupang, kabupaten Kupang, Alor, Belu, Sumba Barat Daya, Lembata, Flores Timur dan TTU.

Pantauan Sevensportaiment, pertandingan tersebut disaksikan oleh ratusan masyarakat Kota Kupang yang memadati area lapangan Tenis, PU. Hadir juga mantan petinju NTT seperti Jonathan Banabera, Yanto Fallo, Karel Muskanan dan disaksikan juga oleh DR. Jhoni Lumba. (*Hendrik)

KOMENTAR