Buntut Kegagalan Timnas U-19, Indra Sjafri Enggan Salahkan Eksekutor Pinalti

Jumat , 13 Juli 2018 | 09:03 | view: 106
Buntut Kegagalan Timnas U-19, Indra Sjafri Enggan Salahkan Eksekutor Pinalti
Indra Sjafri saat melakukan konfrensi pers setelah laga melawan Malaysia (foto/net)

SEVENSPORTAINMENT.COM - Timnas U-19 Indonesia gagal melaju ke final Piala AFF 2018 setelah dikalahkan Malaysia 3-2 melalui adu penalti dalam laga semi-final di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (12/7/2018) malam WIB. Dari lima algojo, Luthfi Kamal dan Rivaldo Todd Ferre sukses menjalankan tugasnya. Sedangkan Witan Sulaiman, Firza Andhika dan Hanis Saghara menemui kegagalan.

Banyak pihak yang kemudian menuduh jajaran pelatih telah melakukan kesalahan dalam memilih algojo pinalti, mental yang kurang siap ditenggarai sebagai penyebab gagalnya tiga eksekutor pinalti Skuat Garuda Nusantara ke gawang Malaysia.

Namun begitu, pelatih timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri menegaskan bahwa jajaran pelatih tidak salah memilih eksekutor penalti, karena berdasarkan hasil latihan dalam beberapa hari terakhir.

“Inilah sepakbola. Setiap hari kami latihan penalti. Di latihan, Lutfi memiliki akurasi tembakan bagus, dan dia kami masukkan di babak kedua. Kemudian Todd sebenarnya di latihan tidak menyakinkan, namun tetap kami pilih, karena memiliki kepercayaan diri yang bagus. Lalu ada Firza, Witan, dan Hanis yang semuanya dalam kondisi bagus ketika latihan,” terang Indra, seperti yang dikutip dari goal.com, Jumat (13/7/2018).

Indra menambahkan, Indonesia seharusnya mampu memenangkan pertandingan, mengingat mereka berhasil menguasai permainan, terutama di babak kedua. Hanya saja, satu kesalahan mengantisipasi bola mati membuat skor imbang, dan Indonesia kalah adu penalti.

“Saya berterima kasih atas perjuangan pemain. Sebenarnya Indonesia mendapatkan angin segar, karena mendapatkan gol cepat. Sayang apa yang kami latih dan persiapkan untuk mengantisipasi bola mati Malaysia terjadi,” lanjutnya.

“Gol mereka sebenarnya bisa diantisipasi, bahkan sebelum pertandingan sudah kami ingatkan. Di babak kedua Indonesia menguasai permainan, tapi sejumlah peluang gagal menjadi gol.”

Indra juga membantah kondisi Egy Maulana Vikri belum fit setelah menjalani perjalanan panjang selama 20 jam dari Polandia ke Indonesia. Egy mendapat cedera engkel kanan, sehingga terpaksa ditarik keluar untuk digantikan Hanis. (Rijal)

KOMENTAR