27 Hari Jelang Asian Games, 335 Kursi Stadion Jakabaring Dirusak Oknum Suporter Sriwijaya

Sabtu , 21 Juli 2018 | 23:52 | view: 122
27 Hari Jelang Asian Games, 335 Kursi Stadion Jakabaring Dirusak Oknum Suporter Sriwijaya
Suasana stadion Jakabaring saat kericuhan suporter terjadi (foto/net)

SEVENSPORTAINMENT.COM - Kurang dari sebulan, atau 27 hari menjelang pembukaan Asian Games 2018, kejadian tak mengenakkan terjadi di salah satu venue pertandingan, yakni Stadion Gelora Sriwijaya di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC). Penonton laga pekan 17 Liga 1 antara Sriwijaya Fc kontra Arema Fc melakukan perusakan kursi, Sabtu (21/7/2018).

Kerusakan terjadi pada kursi penonton single seat yang berada di tribun utara dan selatan dari stadion yang baru selesai direnovasi. Padahal, stadion ini merupakan venue pertandingan cabang sepak bola wanita pada Asian Games XVIII yang akan berlangsung 18 Agustus – 2 September 2018.

Perusakan terjadi saat pertandingan babak kedua antara Sriwijaya Fc vs Arema Fc tengah berlangsung. Aksi perusakan terjadi setelah ada seorang penonton yang masuk ke lapangan dan diamankan polisi.

Pengamanan penonton yang berulah tersebut memicu kericuhan penonton yang membuat penonton di tribun utara dan tribun selatan merusak kursi penonton yang melempar ke arah lapangan. Petugas keamanan yang berusaha menghentikan kericuhan tersebut justru menjadi sasaran pelemparan kursi single seat dari arah tribun. Kericuhan berhasil diatasi turun pasukan anti huru hara. 

Pertandingan antara Sriwijaya kontra Arema itu sendiri berakhir dengan skor 0-3 untuk kemenangan tim tamu. Gol dicetak oleh Ridwan Tawainela menit ke-51, Rivaldi Bauwo (65'), dan Nur Hadianto (75').

Usai pertandingan manajemen PT Jakabaring Sport City (JSC) langsung melakukan inventarisasi kerusakan yang terjadi di stadion Gelora Jakabaring yang jadi markas Sriwijaya Fc. “Setelah kami lakukan inventarisasi, ada sebanyak 335 kursi single seat yang dirusak,” kata Bambang Supriyanto Direktur Utama PT JSC, ungkapnya kepada awak media, seperti yang dikutip dari Republika.

Manajemen PT JSC menurut Bambang Supriyanto harus bergerak cepat untuk melakukan perbaikan mengembalikan kondisi tribun seperti sebelumnya karena stadion ini akan menjadi venue pertandingan cabang sepak bola wanita.

(Rijal)

KOMENTAR