Buntut Pelecehan Bendera Indonesia, Pelatih Timnas Malaysia Minta Maaf

Minggu , 29 Juli 2018 | 11:03 | view: 188
Buntut Pelecehan Bendera Indonesia, Pelatih Timnas Malaysia Minta Maaf
Unggahan foto di akun instagram pemain timnas Malaysia yang sempat membuat kontroversi (foto/net)

SEVENSPORTAINMENT.COM - Setelah menuai kontroversi dan berbagai kecaman dari masyarakat Indonesia, pelatih Timnas Malaysia U-16, Raja Azlan Shah, akhirnya meminta maaf atas kelakuan salah satu pemainnya, Amirul Ashrafiq Hanifah.

Lewat konferensi pers jelang Piala AFF U-16 di Surabaya, Sabtu (28/7/2018) kemarin, pelatih Timnas Malaysia muda itu mengaku minta maaf atas tindakan pemainnya dan berjanji akan mengusut tuntas. Namun Raja Azlan mengaku, hingga kini ia belum berjumpa dengan pemain yang dimaksud.

Diketahui sebelumnya, Amirul Ashrafiq Hanifah, salah seorang punggawa Timnas U-16 Malaysia membuat geram masyarakat Indonesia dengan kelakuan konyolnya, mengunggah bendera Indonesia dengan posisi terbalik di akun instagram pribadinya, pada Jumat (27/7/2018) lalu.

Ditegaskan Raja Aslan, pihaknya tidak segan memberikan sanksi kepada para pemainnya, siapapun itu, yang melakukan pelanggaran agar tidak diulangi kembali.

Dalam sesi jumpa pers itu, seperti yang dikutip dari laman Viva Sport, Raja Aslan menegaskan, "Dia (Amirul) sudah menghapusnya dan minta maaf. Tapi, saya sendiri belum bertemu lagi dengannya. Atas nama pelatih, saya juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia."

"Tapi, kita akan lihat dulu apakah kenakalan tersebut disengaja atau tidak. Tapi, yang pasti tindakan disiplin perlu diambil untuk memberi contoh pemain-pemain lain agar tidak sesuka hati membuat perkara yang dilarang," paparnya.

Sebagai informasi, Timnas Malaysia berada di Grup B Piala AFF U-16, dan akan menjalani laga pertama melawan Thailand di Stadion Gelora Joko Samudra, Gresik, Senin (30/7/2018).

Sedangkan Timnas Indonesia berada di Grup A yang akan menjalani laga perdana melawan Filipina di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (29/7/2018).

(Rijal)

KOMENTAR