post

Bentuk Tim Pra PON Tangguh, Jaring Pemain Terbaik dari Seluruh NTT

SEVENSPORTAINMENT – Guna membentuk tim pra PON sepak Bola yang tangguh, Ketua Badan Pengelola (BP) Tim Pra PON, Jimmi Sianto ingin menjaring pemain terbaik dari seluruh wilayah di NTT, dengan turun langsung ke daerah-daerah di NTT untuk menyeleksi pemain
“Ini baru sebuah konsep yang ingin saya terapkan dalam pembentukan tim Pra PON, dimana kita akan turun ke daerah-daerah untuk melakukan seleksi pemain,” Kata Jimmi Sianto, Jumat (9/2/2018) kepada Sevensportainment.
Hal ini perlu dilakukan, karena dirinya ingin tim Pra PON yang terbentuk nanti, di perkuat oleh seluruh pemain-pemain terbaik dari NTT. “Kita tidak asal comot pemain, tetapi kita ingin yang terbaik,” terangnya.
Menurutnya, mungkin tidak semua daerah akan dikunjungi untuk menyeleksi pemain, tetapi akan di fokuskan pada satu daerah yang berdekatan.
“Di daratan Sumba misalnya, seleksi kita pusatkan di Waingapu, dan pemain terbaik dari seluruh daratan Sumba (Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Barat Daya) bergabung di sana. Tim teknis dan pelatih akan turun ke sana melakukan seleksi,” bebernya.
Demikian juga di daerah lainnya. Daratan Timor di pusatkan di Kupang misalnya, Alor di gelar seleksi sendiri karena potensi pemainnya. Demikian juga daratan Flores dan lainnya.
Dengan cara ini, mungkin kita bisa mendapatkan pemain-pemain terbaik yang akan memperkiuat tim Pra PON NTT. Selain itu, kita juga bisa mendapat dukungan dari masyarakat seluruh NTT.Perhelatan piala Gubernur 2018, Porprov NTT pada bulan september 2018, juga bakal menjadi ajang untuk menyeleksi pemain-pemain terbaik.
“Pemain-pemain NTT yang bermain di klub-klub di luar NTT, juga akan kita pantau,” imbuhnya.
Ditegaskannya, konsep ini mungkin akan membutuhkan biaya yang cukup besar, namun ini juga merupakan salah satu cara untuk mengajak masyarakat ikut terlibat dalam pembentukan tim ini, sekaligus mendapatkan pemain terbaik,” akunya.
Menyangkut pelatih, Jimmi menuturkan, pelatih yang akan menangani tim Pra PON, akan diambil dari luar NTT, dan pelatih tersebut tentunya harus juga pelatih yang memahami kultur sepakbola NTT
“Khusus untuk pelatih ini, kita akan datangkan satu paket lengkap, termasuk asisten pelatih, pelatih kiper dan lainnya, sehingga bisa sehati dalam bekerja,” ungkapnya
Konsep ini menurut Jimmi akan ditawarkannya dalam rapat BP Tim Pra PON nanti, yang akan di gelar dapat waktu dekat.
“Kita akan segera menggelar rapat BP Tim Pra PON, dan konsep ini akan kita tawarkan, untuk dibahas bersama dan disempurnakan,” terangnya.
Sebagai orang yang ditunjuk memimpin BP Tim Pra PON kata Jimmi, dirinya tidak ingin tim sepak bola NTT nantinya hanya sekedar berpartisipasi di Pra PON. “Target kita harus lolos PON 2020 di Papua,” tegasnya.(au)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *