68 Mahasiswa Jalani Futsal Coaching Clinic JS Foundation dan AFP NTT

Sabtu , 03 November 2018 | 21:02 | view: 304
68 Mahasiswa Jalani Futsal Coaching Clinic JS Foundation dan AFP NTT
Ketua AFP NTT, Jimmi Sianto, SE, MM (tengah) saat memberikan pengarahan kepada para peserta

SEVENSPORTAINMENT.COM - Sebanyak 68 mahasiswa dan Pelajar Kota Kupang jalani Futsal Coaching Clinic yang diselenggarakan Jimmi Sianto (JS) Foundation bekerja sama dengan AFP NTT.

Kegiatan futsal coaching clinic dilaksanakan di GOR Futsal NTT, Sabtu (3/11/2018) sore, dipantau langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT sekaligus Founder JS Fondation, Jimmi Sianto, SE, MM dan pengurus lainnya. Bertindak selaku instruktur adalah mantan kapten futsal Timnas Indonesia, Caisar Silitonga (IPC Pelindo), Andriansyah Agustin (Bintang Timur Surabaya), dan goal keeper, Krishna Bramenta (SKN) dan Coach Fandy Butarbutar.

Ketua Umum Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) NTT, Jimmi Sianto, SE, MM kepada Sevensportainment.com di sela-sela kegiatan mengatakan, saat ini pihaknya sedang giat untuk memasyarakatkan dan memperkenalkan ilmu futsal kepada bibit-bibit muda di kalangan mahasiswa dan pelajar sebagai generasi emas NTT di masa mendatang.

"Tujuan kita, dengan adanya coaching clinic ini para pemain bisa menikmati dan menyerap apa yang sudah disampaikan oleh Bang Adom dkk. Intinya adalah jangan berhenti berlatih dan terus berlatih dengan tekun," beber Ketua Komisi V DPRD NTT tersebut.

Lebih lanjut, calon anggota DPD RI periode 2019-2024 mengharapkan, menjadi seorang pemain futsal profesional dibutuhkan berlatih yang keras dan wajib menjauhi minuman keras (miras), merokok dan narkoba.

"Kalau mau sukses dan bisa bersaing dalam ajang seleksi Futsal Pra PON 2019 dan PON 2020 mendatang ya mesti giat latihan dan jauhi segala hal-hal yang bisa merusak tubuh kalian (pemain,red). Apalagi semuanya masih dalam usia kuliah dan sekolah. Masa depan futsal NTT ada ditangan kalian semua," pungkas Jimmi disambut tepuk tangan. Seraya menambahkan, “Salah satu kunci untuk lebih dari orang lain adalah mau berbuat lebih dari orang lain” tambah spesialis angka tujuh yang akrab di sapa Mr. Seven.

Kegiatan coaching clinic dibagi 3 kelompok yakni kelompok kiper, pemain penyerang dan bertahan yang dipandu oleh Adom, Caisar dan Bramentha serta coach Fandy. Kegiatan diakhiri dengan games yang dipimpin oleh wasit level III AFP NTT.


(Hendrik)

KOMENTAR