Bernuansa Tenun NTT, Flobamora Fashion Festival Gelar ‘Fashion Show‘ di Transmart Kupang

Minggu , 23 September 2018 | 09:24 | view: 734
Bernuansa Tenun NTT, Flobamora Fashion Festival Gelar ‘Fashion Show‘ di Transmart Kupang
Jimmi Sianto, Ny. Julie Laiskodat pose bersama desainer nasional dan NTT serta para model
POPULER

SEVENSPORTAINMENT - Kegiatan fashion show yang digelar Flobamora Fashion Festival berlangsung di Transmart Kupang berhasil menghipnotis para pengunjung.

Kegiatan fashion show flobamora fashion festival yang bertempat di area Lantai 2 Transmart Kupang, Sabtu (22/9/2018) malam, dihadiri Ketua Dewan Kerajian Nasional Daerah (Dekranasda) NTT, Julie Laiskodat, Profesional Desainer Nasional, Musa Widyatmodjo dan Vadiel Mekha, Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto, Kepala Dinas Kebudayaan NTT, Sinun Petrus Manuk, Kepala BPR Christa Jaya, Kepala Transmart Kupang dan beberapa pejabat lainnya.

Acara fashion show diawali dengan persembahan tarian dari Dinas Kebudayaan NTT, selanjutnya para model secara bergantian memamerkan hasil rancangan tenun dari para desainer NTT. Acara semakin meriah, tatkala para model cantik dan ganteng membawakan sejumlah hasil desainer NTT seperti desainer Erwin Yuan dkk dengan senyuman indahnya sehingga para pengunjung langsung mengabadikan momen langka tersebut dengan menggunakan handphone.

Profesionl desainer nasional, Vadiel Mekha saat dikonfirmasi Sevensportainment.com disela-sela kegiatan mengaku cukup puas melihat penampilan serta hasil rancangan dari desainer NT.

"Iya, kalau saya melihatnya sudah cukup bagus para desainer NTT, intinya jangan berhenti belajar dan kembangkan terus potensi yang dimiliki. Ada beberapa hal aja yang perlu diperhatikan seperti pemilihan bahan serta gimana caranya untuk memadukan agar asik dipandang gitu. Saya sarankan tidak perlu terlalu rame lah, yang simple aja sebenarnya," jelasnya.

Lebih lanjut Vadiel berharap, para desainer NTT bisa memanfaatkan potensi kain tenun NTT yang dikenal bernilai filosofi tinggi agar tidak saja menjadi sebuah tradisi/adat tapi dapat menjadi lahan bisnis yang dapat menarik minat para pengusaha.

"Jadi gini sebenarnya, model desain ni sebenarnya banyak banget cuma bagaimana kita bisa sekreatif mungkin agar bisa menghasilkan karya yang wah gitu. Intinya terus belajar, banyak melihat model/ desain di internet untuk jadikan acuan. Seorang desainer thu kan mesti belajar terus-menerus," ujarnya.

Vadiel juga mengharapkan para desainer NTT agar bisa memetakan pasar bisnis kain tenun NTT. Seraya menambahkan "sudah tentu para desainer akan didukung oleh Ibu Julie Laiskodat jadi tinggal bagaimana kita pandai mengekspose. Kalau kita mau di level Kupang aja ya so pasti harus sesuaikan dengan kondisi alam, kalau mau ke level nasional mesti juga disesuaikan hingga level internasional. Prinsipnya desain yang dibuat harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat itu sendiri," beber Vadiel.

(Hendrik)

KOMENTAR