Kepsek SMAN 7 Kupang Bantah Ada Pungli SKHUN/ Ijazah di Sekolahnya

Sabtu , 04 Agustus 2018 | 13:31 | view: 408
Kepsek SMAN 7 Kupang Bantah Ada Pungli SKHUN/ Ijazah di Sekolahnya
Kepsek SMAN 7 Kupang, Vinsensius Sasi, M.Pd
POPULER

SEVENSPORTAINMENT - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 7 Kupang secara tegas membantah ada pungutan liar (pungli) terkait pengambilan SKHUN/ Ijazah di sekolahnya.

Hal ini ditegaskan Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 7 Kota Kupang, Vinsensius Sasi, M.Pd usai menghubungi SEVENSPORTAINMENT.COM via whattsap, Sabtu (4/8/2018) siang. Menurutnya, uang sebesar 100 ribu yang diminta kepada lulusan kelas 12 merupakan kesepakatan bersama pihak Komite Sekolah dan orang tua siswa untuk pengadaan komputer secara bertahap.

"Iya, maksud dari penagihan uang sebesar 100 ribu dari siswa kelas 12 untuk menghadapi UNBK nantinya. Dan sudah disepakati bersama oleh pihak komite sekolah bersama para orang tua siswa," ujarnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, para orang tua sudah sepakat untuk membantu sekolah dalam hal pengadaan komputer secara bertahap untuk proses penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun mendatang.

Namun pernyataan Orang nomor Satu di SMAN 7 Kupang tersebut, bertolak belakang dengan salah seorang lulusan angkatan 2017/2018, berinisial PM yang mengatakan, pihak sekolah memungut uang untuk pengambilan SKHU dan Ijazah masing-masing sebesar 100 ribu sehingga total mencapai 200 ribu.

"Benar kakak, kami diminta membayar 100 ribu saat ambil SKHU dan katanya kalau mau ambil ijazah juga bayar 100 ribu. Jujur, itu terlalu memberatkan kami," ujarnya kepada Sevensportainment.com, Jumat (3/8/2018) malam di kediamannya.
(Hendrik)

Tags :

KOMENTAR